Senin, 28 April 2014

Sebuah Rencana Tuhan

Hidup bagiku adalah sebuah rencana. Ya, awalnya..
Tapi ketika aku dihadapkan pada satu rencana yang tidak berjalan seperti apa yang aku rencanakan, apa yang harus aku lakukan?

Ah, aku terlalu bingung harus bagaimana menuliskannya, karena memang tidak setiap hal dapat dituliskan. Ada beberapa hal yang hanya bisa dirasakan.
Ketika aku menuliskannya, maka siapapun dapat membacanya..
Tapi ketika aku hanya merasakannya, tak ada seorangpun yang bisa ikut merasakan apa yang sebenarnya aku rasakan..

Selasa, 15 April 2014

Alhamdulillah, I'm 24th

Alhamdulillah, aku sah berusia 24 tahun! Usia yang sudah cukup dewasa menurut banyak orang, juga usia yang sudah cukup matang untuk menyempurnakan sebagian dari agama (baca: menikah) hehehe..

Tak ada yang terlalu istimewa dari 5 April tahun ini. Tapi kesan yang berbeda dari tiap 5 April yang aku lalui itu selalu ada. Tahun ini sama seperti tahun lalu, tak ada cake. Alasan paling klisenya adalah, "Masak iya seorang cake maker kami kasih cake yang dijual di toko, malu kami yang ngasih." Demikian alasan dari keluarga dan teman-teman terdekatku tiap kali aku menagih cake ulang tahun. Ya, jadi kesimpulannya 5 April tahun ini tanpa cake dan buket bunga mawar merah yang amat sangat aku inginkan. Tapi tetap saja ada kesan tersendiri, yaitu ketika orang-orang terdekatku masih mengirimkan doa-doa terbaik mereka untuk aku yang lebih baik lagi ke depannya. Insyaallah..